8 Pemicu Kanker Serviks Yang Harus Diketahui
Kanker Serviks – Seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa kanker serviks atau kanker mulut rahim adalah termasuk dari penyakit yang paling mematikan bagi wanita. Ternyata kanker ini bisa muncul akibat kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari yang dilakukan secara terus menerus. Untuk pencegahan lebih dini, berikut kita akan membahas apa saja sih yang dapat memicu kanker serviks? dan bagaimana pencegahannya??
Mudah mudahan dengan mengetahui sebab-sebab yang dapat memicu kanker dibawah ini, dapat mengantisipasi sebelum terjadi. Bukankah “mencegah itu lebih baik daripada mengobati“.
Diantara beberapa kebiasaan atau kejadian yag lazim menjadi pemicu kanker serviks antara lain:
- Faktor GenetisSeperti kanker pada umumnya. Apabila anda memiliki keluarga dengan riwayat kanker serviks (ibu, nenek, bibi dst) maka ada kemungkinan anda juga berpeluang lebih mudah untuk terkena kanker serviks. Tapi bukan berarti ini sebuah kepastian. Apabila ada memiliki riwayat anggota keluarga dengan kanker serviks, maka anda harus lebih berhati hati lagi dengan faktor2 pemicu kanker serviks lainnya.
- Kebiasaan menghirup asap rokokKanker ini juga bisa disebabkan oleh nikotin yang ada dalam darah. Mengapa? Karena asap rokok yang masuk dalam tubuh akan segera merasuk ke dalam darah yang menyebar ke seluruh tubuh. Zat nikotin yang ada dalam darah itu akan singgah di seluruh bagian tubuh, termasuk mulut rahim dan selaput leher rahim yang sangat peka terhadap zat nikotin. Zat nikotin itu akan memicu pertumbuhan sel tidak normal yang kemudian menjadi biang munculnya sel kanker mulut rahim. Untuk itu wanita dengan kebiasaan merokok dapat lebih mudah terkena kanker. Hal ini juga berlaku bagi perokok pasif. Maka hidarilah tempat-tempat yang udaranya tercemar asap rokok. Termasuk bila suami anda seorang perokok, maka hindarilah untuk berdekatan selagi ia sedang merokok.
- Pembersih kewanitaanBerbagai merk antiseptik pembersih khusus vagina di pasaran dengan slogan iklan yang sangat menggoda. Padahal bahan kimia pada antiseptik tersebut akan menimbulkan iritasi pada leher rahim. Seringnya para wanita tergoda oleh label obat pencuci yang konon mampu membasmi kuman pada vagina. Padahal pada vagina terdapat kuman yang disebut Basillus Doderlain, penghasil asam laktat yang memang fungsinya menjaga kelembaban vagina. Untuk itu biasakanlah untuk memakai pembersih yang berbahan alami atau organik seperti pembersih herbal.
- Menaburi bedak pada bagian kewanitaanKesegaran akan selalu membawa efek nyaman bagi kita. Begitu juga jika Anda memang selalu ingin menjaga vagina Anda segar, biasanya suka menaburinya dengan bedak. Namun ternyata di samping kesegaran yang diinginkan ada kemungkinan terkena kanker ovarium (indung telur). Karena jika ada satu butir dari bedak tersebut yang menempel, maka akan mengalami infeksi dan menimbulkan luka di ovarium.
- Konsumsi lemak yang tinggiLemak potensial memproduksi hormon estrogen, jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak maka estrogen pun semakin banyak. Jika endometrium (badan rahim) terpapar oleh hormon ini maka akan cepat sekali berubah wujud menjadi kanker. Jadi pola makan pun berkaitan dengan kemungkinan Anda mengidap kanker.
- Kurang asupan vitaminTerkadang bagi yang terlalu mementingkan rasa “enak” bila makan kita sering lupa untuk memperhatikan kandunga vitamin dalam makanan yang kita makan. Vitamin yang sering terlupakan namun sangat penting untuk memperbaiki dan memperkuat mukosa, material dalam leher rahim adalah vitamin C, berat karotein dan asam folat. Jika Anda kekurangan vitamin-vitamin tersebut, maka tidak menutup kemungkinan Anda juga akan terserang kanker leher rahim. Untuk itu perbanyaklah makan sayur-sayuran dan vitamin C.
- Hubungan Sex dibawah 17 tahunHubungan seksual di bawah usia 17 tahun juga dapat merangsang tumbuhnya sel kanker. Mengapa? Karena pada rentang usia 12 tahun hingga 17 tahun itu, perubahan sel dalam mulut rahim sedang sangat aktif. Ketika sel sedang membelah secara aktif (metaplasi), idealnya tidak terjadi kontak atau rangsangan apapun dari luar, termasuk injus (masuknya) benda asing dalam tubuh perempuan. Adanya benda asing, termasuk alat kelamin laki-laki dan sel sperma, akan mengakibatkan perkembangan sel ke arah abnormal. Apalagi kalau sampai terjadi luka yang mengakibatkan infeksi dalam rahim. Disamping itu, kebiasaan sering benganti-ganti pasangan seks juga meningkatkan resiko terkena kanker serviks. Beberapa penelitian kemudian menyebutkan bahwa kanker ini disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) yang muncul, antara lain karena perilaku sering berganti-ganti pasangan seks.
- Keputihan yang berlarut-larut. Keputihan adalah hal yang lazim diderita kaum hawa. Bahkan konon hampir setiap wanita pernah mengalami keputihan setidaknya 1kali dalam hidupnya. Walaupun keputihan adalah hal yang wajar, namun apabila dibiarkan berlarut larut ternyata juga dapat menjadi pemicu kanker serviks. Seperti disebutkan sebelumnya bahwa kanker serviks dapat disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini hidup di daerah yang lembab, persisnya dalam cairan vagina yang diidap oleh penderita keputihan (leukore). Jika keputihan ini tidak segera membaik, virus ini bisa memunculkan kanker rahim. Biasanya keadaan ini ditandai dengan banyaknya cairan keputihan yang disertai bau tidak sedap dan perdarahan yang keluar dari vagina. Tapi ada kalanya kanker yang muncul itu tidak memberikan gejala-gejala sakit seperti itu.
Sumber: Cantikdansehat.Info, crystal x


0245.010232.61.50.8
037.2923.944
030.7071.766